Sejarah Singkat
Sejarah Berdirinya SD Tahfizhul Qur'an Muhammadiyah Karangklesem
SD Tahfizhul Qur’an (SDTQ) Muhammadiyah Karangklesem lahir dari sebuah niat tulus dan mimpi besar para pengurus yayasan untuk menghadirkan lembaga pendidikan dasar yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Gagasan pendirian sekolah ini bermula pada tahun 2017, dari diskusi sederhana yang dilakukan oleh beberapa pengurus yayasan seusai melaksanakan sholat berjamaah di masjid. Dalam suasana kebersamaan dan keikhlasan, perbincangan yang berlangsung di teras masjid tersebut berkembang menjadi sebuah visi besar tentang pentingnya pendidikan yang menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Para penggagas memiliki harapan kuat agar di tengah masyarakat Desa Karangklesem tumbuh generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan mampu menjadi penghafal Al-Qur’an. Dari mimpi inilah muncul tekad untuk mendirikan sekolah dasar yang berfokus pada tahfizhul Qur’an, namun tetap memadukan pendidikan karakter Islami dan kurikulum nasional.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan dari Persyarikatan Muhammadiyah serta masyarakat sekitar, upaya pendirian sekolah terus dimatangkan. Setelah melalui berbagai proses perencanaan, persiapan sarana prasarana, serta pemenuhan persyaratan administratif, SDTQ Muhammadiyah Karangklesem secara resmi membuka pendaftaran siswa baru pada tahun 2018. Dan SK Ijin Operasional terbit pada tahun 2020.
Sejak saat itu, SDTQ Muhammadiyah Karangklesem terus berkomitmen menjalankan amanah pendidikan dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai pusat pembinaan karakter, membimbing peserta didik agar tumbuh sebagai generasi Qur’ani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan memberi manfaat bagi masyarakat. Sekolah ini diharapkan menjadi bagian dari ikhtiar dakwah Muhammadiyah dalam mencetak kader umat dan bangsa yang berpegang teguh pada nilai Islam dan siap menghadapi masa depan.
